Sidoarjo, 8th April 2017
Assalamualaikum :)
Been a looooong time since couple years ago (maybe) I've never write a thing over here...
But, Alhamdulillaaaah I had another chance to blogging again. Yay!
My first blog (after postponed couple years) is all about today
Spending the time with the one and only, Purnama Astika mwehehe
The zupperrr crowded day and zupperrr full-in-crazy-time ever
But most of all we're grateful to had a chance for did those things today
I don't wanna make it so hard to you guys
So let start from the beginning...
Saturday, 8th April 2016
10am
I've been waiting right on the side of McDonald's (so what?) waiting for her coming..
In the middle of that time, suddenly I saw someone..
Someone who always takes my seconds, minutes and hours (what the?!) haha
You know him, of course you do hahaha
He through away driving a motorcycle with his sister hahahahahahaha
How come he's there?
HOW COME?!!! lol
Alloh always knows what His servant need
(and I always believe that)
Back to the first topic..
After waiting about 15minutes, Tika arrived at McDonald's Puri
So we continued to the first destiny.
11am
We arrived at MITRA in Sidoarjo
MITRA; the most popular place of typical souvenirs in Sidoarjo
Finishing the shops, we're moving to Surabaya to got lunch at Sumberjo Lesehan Ngagel
11.30 am
Time clocking, we broke for a moment to got dzuhur pray
Minggu, 09 April 2017
Senin, 06 Juni 2016
Hai!
Hi there....
It's been a looong time I've never seen this blog since couple years ago, I guess xoxo
i'm officially had an difficult and super complicated situation till now, i dont know what to do, i dont know who i can tell with, i dont know where this path go, i'm stuck!!!
anw, i'm working now, Alhamdulillah for about 3 months, as a kindergarden teacher (again)
had a 'busy' day for everydays haha
this is what i'm going to tell to you..
I MISS SOMEONE!
and i can't even tell with him..
i'm afraid that this is only my feeling, i'm afraid that after i said that everything would be change..
i'm afraid before i'm trying..
that's why i'm telling you that i dont know who i can tell this with, i know Alloh always there, but i only need at least someone who can hear my story, heal my sickness of missing..
this kind of missing hurt me well..
i'm tired!
done for today..
bye~~~
It's been a looong time I've never seen this blog since couple years ago, I guess xoxo
i'm officially had an difficult and super complicated situation till now, i dont know what to do, i dont know who i can tell with, i dont know where this path go, i'm stuck!!!
anw, i'm working now, Alhamdulillah for about 3 months, as a kindergarden teacher (again)
had a 'busy' day for everydays haha
this is what i'm going to tell to you..
I MISS SOMEONE!
and i can't even tell with him..
i'm afraid that this is only my feeling, i'm afraid that after i said that everything would be change..
i'm afraid before i'm trying..
that's why i'm telling you that i dont know who i can tell this with, i know Alloh always there, but i only need at least someone who can hear my story, heal my sickness of missing..
this kind of missing hurt me well..
i'm tired!
done for today..
bye~~~
Sabtu, 18 April 2015
Win or Lose (?)
Ibaratkan saja hidup kita ini bagaikan sebuah permainan.
Yang suatu saat pasti akan berakhir.
Berakhir sebagai penentuan.
Apakah kita menang atau kalah.
Semua tergantung bagaimana kita mengatur strategi.
Jika strategi kita tepat kita akan menang.
Begitu pula sebaliknya, jika strategi kita salah kita akan kalah.
Kalah atau Menang memang bukanlah akhir segalanya.
Jika kalah cobalah terus sampai menang.
Sampai kita mendapatkan score yang kita ingin.
Sampai merasa puas dengan apa yang kita lakukan.
Sama hal nya jika kita menang.
Menang bukan berarti semua selesai begitu saja.
Masih ada tantangan-tantangan lain yang menanti,
Persiapkan diri kita untuk sesuatu yang lebih besar.
Yang lebih menantang.
----------------------------------------------------------------------------------
Semoga kita selalu mendapatkan kemudahan dalam setiap langkah menuju kesuksesan.
Amin.
Writer: Dilla Milliana Khoiria -
Yang suatu saat pasti akan berakhir.
Berakhir sebagai penentuan.
Apakah kita menang atau kalah.
Semua tergantung bagaimana kita mengatur strategi.
Jika strategi kita tepat kita akan menang.
Begitu pula sebaliknya, jika strategi kita salah kita akan kalah.
Begitu terus sampai di akhir permainan.
Kalah atau Menang memang bukanlah akhir segalanya.
Jika kalah cobalah terus sampai menang.
Sampai kita mendapatkan score yang kita ingin.
Sampai merasa puas dengan apa yang kita lakukan.
Sama hal nya jika kita menang.
Menang bukan berarti semua selesai begitu saja.
Masih ada tantangan-tantangan lain yang menanti,
Persiapkan diri kita untuk sesuatu yang lebih besar.
Yang lebih menantang.
----------------------------------------------------------------------------------
Semoga kita selalu mendapatkan kemudahan dalam setiap langkah menuju kesuksesan.
Amin.
Writer: Dilla Milliana Khoiria -
Kamis, 02 April 2015
April #2
Kesopanan.
Apa yang pertama kali terbayang di benak kalian saat kalian mendengar kata 'kesopanan'?
Kesopanan; berasal dari kata sopan yang menurut penangkapan saya adalah sesuatu yang secara sadar atau tidak sadar dilakukan oleh satu orang/sekumpulan orang kepada orang lain, yang bertujuan untuk menghormati dan menghargai orang lain.
Contoh sederhana.
Seorang remaja yang sedang kebingungan mencari alamat tujuan, kemudian memberanikan diri untuk bertanya kepada orang lain. Dan saat itu, yang dia temui hanya seorang Bapak berusia paruh baya yang bekerja sebagai tukang parkir.
Begini percakapannya:
Remaja : permisi pak, mau numpang tanya (sambil tersenyum)
Tukang Parkir : iya dek, kenapa?
Remaja : (contoh) Jalan kenanga nomer 5 dimana ya, pak kalo dari arah sini? (suara terdengar halus tanpa ada bentakkan atau logat kasar)
Tukang Parkir : (bapak tersebut menunjukkan arah nya dengan jelas)
Remaja : oh baiklah pak, saya sudah paham. Terima kasih banyak pak :)
Tukang Parkir : iya dek, sama sama :)
Lihatlah, betapa leganya hati remaja tersebut jika ada yang menghargainya dengan hal sederhana begitu. Begitu pula dengan Bapak Tukang Parkir paruh baya itu, meskipun hanya seorang Tukang Parkir beliau tetap layak untuk dihormati dan beliau akan amat senang jika dihargai.
Ramah dan Senyum.
Dua kata sederhana, namun penuh makna.
Kesopanan bisa di awali dengan hal-hal yang sederhana, bukan? :)
Contoh sederhana lainnya yang sering terjadi di sekitar kita.
Ketika orang tua/teman/pacar mu sedang berbicara denganmu, perhatikanlah mereka. Terutama kedua orang tua mu, dengarkan dan resapilah tiap kata per kata yang mereka ucap.
Menurut penelitian saya sendiri, seseorang akan merasa senang jika mereka di dengarkan. Mereka lebih merasa dihargai, dan mereka yakin bahwa kita bisa memberikan solusi terbaik untuknya.
Saat memberikan solusi, gunakanlah kata sehari-hari namun tidak menyakiti.
Dan mudah dimengerti tentunya hehe.
Amati wajah mereka saat mereka bercerita dengan kalian. Lihatlah betapa ekspresifnya mereka saat itu. Betapa tak pedulinya bagaimana wajah mereka saat itu ketika mereka di dengarkan. They're all feels safe.
Kalian akan merasakan kebahagiaan tersendiri saat kalian bisa dan berhasil membuat orang lain bahagia.
I know how that feels, and I'm so happy for that. For sure..
Maka dari itu, ayolah kita mulai membiasakan diri menghargai orang lain dari hal-hal terkecil saja.
Tidak ada paksaan, biarkan mengalir bagai air.
Ikuti terus kata hatimu.
Ada satu pepatah;
"Jika kalian ingin dihargai, maka hargailah orang lain seperti apa yang kamu harapkan dari mereka."
Thank you so much for visiting.
------------------------------------------------------------------------
Writer: Dilla Milliana Khoiria
Apa yang pertama kali terbayang di benak kalian saat kalian mendengar kata 'kesopanan'?
Kesopanan; berasal dari kata sopan yang menurut penangkapan saya adalah sesuatu yang secara sadar atau tidak sadar dilakukan oleh satu orang/sekumpulan orang kepada orang lain, yang bertujuan untuk menghormati dan menghargai orang lain.
Contoh sederhana.
Seorang remaja yang sedang kebingungan mencari alamat tujuan, kemudian memberanikan diri untuk bertanya kepada orang lain. Dan saat itu, yang dia temui hanya seorang Bapak berusia paruh baya yang bekerja sebagai tukang parkir.
Begini percakapannya:
Remaja : permisi pak, mau numpang tanya (sambil tersenyum)
Tukang Parkir : iya dek, kenapa?
Remaja : (contoh) Jalan kenanga nomer 5 dimana ya, pak kalo dari arah sini? (suara terdengar halus tanpa ada bentakkan atau logat kasar)
Tukang Parkir : (bapak tersebut menunjukkan arah nya dengan jelas)
Remaja : oh baiklah pak, saya sudah paham. Terima kasih banyak pak :)
Tukang Parkir : iya dek, sama sama :)
Lihatlah, betapa leganya hati remaja tersebut jika ada yang menghargainya dengan hal sederhana begitu. Begitu pula dengan Bapak Tukang Parkir paruh baya itu, meskipun hanya seorang Tukang Parkir beliau tetap layak untuk dihormati dan beliau akan amat senang jika dihargai.
Ramah dan Senyum.
Dua kata sederhana, namun penuh makna.
Kesopanan bisa di awali dengan hal-hal yang sederhana, bukan? :)
Contoh sederhana lainnya yang sering terjadi di sekitar kita.
Ketika orang tua/teman/pacar mu sedang berbicara denganmu, perhatikanlah mereka. Terutama kedua orang tua mu, dengarkan dan resapilah tiap kata per kata yang mereka ucap.
Menurut penelitian saya sendiri, seseorang akan merasa senang jika mereka di dengarkan. Mereka lebih merasa dihargai, dan mereka yakin bahwa kita bisa memberikan solusi terbaik untuknya.
Saat memberikan solusi, gunakanlah kata sehari-hari namun tidak menyakiti.
Dan mudah dimengerti tentunya hehe.
Amati wajah mereka saat mereka bercerita dengan kalian. Lihatlah betapa ekspresifnya mereka saat itu. Betapa tak pedulinya bagaimana wajah mereka saat itu ketika mereka di dengarkan. They're all feels safe.
Kalian akan merasakan kebahagiaan tersendiri saat kalian bisa dan berhasil membuat orang lain bahagia.
I know how that feels, and I'm so happy for that. For sure..
Maka dari itu, ayolah kita mulai membiasakan diri menghargai orang lain dari hal-hal terkecil saja.
Tidak ada paksaan, biarkan mengalir bagai air.
Ikuti terus kata hatimu.
Ada satu pepatah;
"Jika kalian ingin dihargai, maka hargailah orang lain seperti apa yang kamu harapkan dari mereka."
Thank you so much for visiting.
------------------------------------------------------------------------
Writer: Dilla Milliana Khoiria
Rabu, 01 April 2015
April #1
Halo, selamat pagi.
Ga kerasa ya uda bulan April di tahun 2015 ini.
Cepet banget waktu berlalu.
Sayang sekali jika ada waktu yang terlewat sia-sia.
Apa saja yang sudah kalian lakukan sampai saat ini? :)
Menunda-nunda pekerjaan itu tidak baik.
Kalau bisa dikerjakan sekarang, kenapa harus menunggu nanti.
Hingga waktu yang tersisa tak lagi banyak.
Sampai akhirnya semua terbengkalai.
Terlalu tergesa-gesa.
Hingga terjadi banyak kesalahan.
Karena dari itu, mulailah kita memanfaatkan waktu dengan baik.
Ajakan ini bukan hanya untuk kalian, tapi untuk diri saya sendiri.
Karena jujur, saya masih terlalu sering membuang-buang percuma waktu.
Penyesalan, selalu datang di akhir.
Kalau di awal namanya kesadaran hehe.
Baiklah, semoga segala sesuatu yang sedang kita kerjakan selalu di berikan kemudahan.
Dan semoga kita semua selalu berada dalam perlindungannya Allah.
Nah, buat yang pagi ini kerja, semangat ya.
Kerjanya di niati ibadah.
Mudah-mudahan lancar barokah, lancar rejekinya. Amin.
Buat yang pagi ini di rumah aja, masih belum kerja tapi uda banyak kegiatan, semangat juga dong.
Mudah-mudahan segera mendapatkan pekerjaan yang barokah, halal dan banyak rejekinya. Amin.
Dijalani, Dinikmati, Disyukuri.
P.S: Percayalah selalu bahwa pertolongan Allah itu pasti adanya.
-----------------------------------------------------------------------
Writer: Dilla Milliana Khoiria
Ga kerasa ya uda bulan April di tahun 2015 ini.
Cepet banget waktu berlalu.
Sayang sekali jika ada waktu yang terlewat sia-sia.
Apa saja yang sudah kalian lakukan sampai saat ini? :)
Menunda-nunda pekerjaan itu tidak baik.
Kalau bisa dikerjakan sekarang, kenapa harus menunggu nanti.
Hingga waktu yang tersisa tak lagi banyak.
Sampai akhirnya semua terbengkalai.
Terlalu tergesa-gesa.
Hingga terjadi banyak kesalahan.
Karena dari itu, mulailah kita memanfaatkan waktu dengan baik.
Ajakan ini bukan hanya untuk kalian, tapi untuk diri saya sendiri.
Karena jujur, saya masih terlalu sering membuang-buang percuma waktu.
Penyesalan, selalu datang di akhir.
Kalau di awal namanya kesadaran hehe.
Baiklah, semoga segala sesuatu yang sedang kita kerjakan selalu di berikan kemudahan.
Dan semoga kita semua selalu berada dalam perlindungannya Allah.
Nah, buat yang pagi ini kerja, semangat ya.
Kerjanya di niati ibadah.
Mudah-mudahan lancar barokah, lancar rejekinya. Amin.
Buat yang pagi ini di rumah aja, masih belum kerja tapi uda banyak kegiatan, semangat juga dong.
Mudah-mudahan segera mendapatkan pekerjaan yang barokah, halal dan banyak rejekinya. Amin.
Dijalani, Dinikmati, Disyukuri.
P.S: Percayalah selalu bahwa pertolongan Allah itu pasti adanya.
-----------------------------------------------------------------------
Writer: Dilla Milliana Khoiria
Selasa, 31 Maret 2015
Kehidupan.
Hidup ini bukanlah tentang siapa yang akan menjadi juara.
Tapi mengenai siapa yang bertahan dengan terus yakin dan berusaha.
Mulailah belajar untuk menerima apapun dan bagaimanapun kondisi kita.
Bersikap dewasalah dalam memecahkan suatu masalah.
Memang sulit, tapi akan terasa baik hasilnya jika kita terus berusaha.
Semua tergantung bagaimana caranya kita dalam menyikapi arti hidup ini.
Terkadang apa yang kita inginkan tidak selalu bisa kita dapatkan.
Sedih dan kecewa pasti kita rasakan.
Namun begitulah cara Allah menguji kesabaran dan keikhlasan kita.
Hadapilah dengan sabar, ikhlas, dan yakin akan segala pertolongannya.
Di dunia ini, ada banyak sekali sifat-sifat manusia.
Ada yang baik, ada yang jahat.
Ada yang tulus, ada yang munafik.
Ada yang mandiri, ada yang manja.
Ada yang rajin, ada yang males.
Ada yang lembut, ada pula yang kasar.
Ada yang pintar, ada yang cerdas.
Ada yang kreatif, ada yang pasif.
Ada yang lemah, ada yg kuat.
Ada yang kaya, ada yang miskin.
Ada yang besar, ada pula yang kecil.
Begitu banyak sifat-sifat yang kita miliki, namun pada dasarnya semua sama di mata Allah.
Lantas, mengapa harus ada jarak dan perbedaan?
Setiap orang pasti memiliki mimpi masing masing.
Mereka berusaha sekeras mungkin.
Mengorbankan waktu, harta dan segala sesuatunya agar mimpinya menjadi nyata.
Selipkanlah doa dalam pencapaian mimpimu.
Meyakinkan langkah kita dalam mencapai mimpi.
Janganlah lupa untuk meminta doa restu kepada Ayah dan Ibu.
Agar terasa ringan saat melangkah dalam pencapaian mimpimu,
Kawan, taukah kau bahwa di dunia ini, tak ada satupun yang sempurna.
Setiap segala sesuatunya pasti memiliki kekurangan, sekecil apapun itu.
Kemampuan untuk menerima sesuatu yang tidak sempurna itulah yang membuatnya menjadi sempurna.
Bersyukurlah..
Notes:
Tetaplah percaya bahwa segala sesuatunya akan indah pada waktunya.
Entah kapan, namun iringilah penantian kebahagiaan itu dengan sederet doa.
Hiasilah hari-hari penantianmu dengan segala yang bermanfaat bagi mu dan orang lain.
Ingatlah, bahwa hidup, mati, jodoh, rezeki, semua itu sudah di atur oleh Allah.
Semoga segala sesuatunya yang sedang kita jalani mendapatkan kelancaran dan kebarokahan.
Amiiin.
----------------------------------------------------------------------------------
Writer: Dilla Milliana Khoiria
Tapi mengenai siapa yang bertahan dengan terus yakin dan berusaha.
Mulailah belajar untuk menerima apapun dan bagaimanapun kondisi kita.
Bersikap dewasalah dalam memecahkan suatu masalah.
Memang sulit, tapi akan terasa baik hasilnya jika kita terus berusaha.
Semua tergantung bagaimana caranya kita dalam menyikapi arti hidup ini.
Terkadang apa yang kita inginkan tidak selalu bisa kita dapatkan.
Sedih dan kecewa pasti kita rasakan.
Namun begitulah cara Allah menguji kesabaran dan keikhlasan kita.
Hadapilah dengan sabar, ikhlas, dan yakin akan segala pertolongannya.
Di dunia ini, ada banyak sekali sifat-sifat manusia.
Ada yang baik, ada yang jahat.
Ada yang tulus, ada yang munafik.
Ada yang mandiri, ada yang manja.
Ada yang rajin, ada yang males.
Ada yang lembut, ada pula yang kasar.
Ada yang pintar, ada yang cerdas.
Ada yang kreatif, ada yang pasif.
Ada yang lemah, ada yg kuat.
Ada yang kaya, ada yang miskin.
Ada yang besar, ada pula yang kecil.
Begitu banyak sifat-sifat yang kita miliki, namun pada dasarnya semua sama di mata Allah.
Lantas, mengapa harus ada jarak dan perbedaan?
Setiap orang pasti memiliki mimpi masing masing.
Mereka berusaha sekeras mungkin.
Mengorbankan waktu, harta dan segala sesuatunya agar mimpinya menjadi nyata.
Selipkanlah doa dalam pencapaian mimpimu.
Meyakinkan langkah kita dalam mencapai mimpi.
Janganlah lupa untuk meminta doa restu kepada Ayah dan Ibu.
Agar terasa ringan saat melangkah dalam pencapaian mimpimu,
Kawan, taukah kau bahwa di dunia ini, tak ada satupun yang sempurna.
Setiap segala sesuatunya pasti memiliki kekurangan, sekecil apapun itu.
Kemampuan untuk menerima sesuatu yang tidak sempurna itulah yang membuatnya menjadi sempurna.
Bersyukurlah..
Notes:
Tetaplah percaya bahwa segala sesuatunya akan indah pada waktunya.
Entah kapan, namun iringilah penantian kebahagiaan itu dengan sederet doa.
Hiasilah hari-hari penantianmu dengan segala yang bermanfaat bagi mu dan orang lain.
Ingatlah, bahwa hidup, mati, jodoh, rezeki, semua itu sudah di atur oleh Allah.
Semoga segala sesuatunya yang sedang kita jalani mendapatkan kelancaran dan kebarokahan.
Amiiin.
----------------------------------------------------------------------------------
Writer: Dilla Milliana Khoiria
Dia.
Dia hanya seorang gadis.
Dia hanya seseorang yang sangat mudah terluka.
Dia tidak pintar dalam mengutarakan isi hati nya.
Dia mecoba untuk menjadi pendengar yang baik.
Dia bukanlah orang yang terkenal.
Dia bukanlah seseorang yang memiliki banyak teman.
Dia tak selamanya menjadi seseorang yang periang.
Dia selalu melakukan segala sesuatunya sebaik mungkin.
Dia selalu memberikan solusi kepada temannya.
Dia tak pernah sekalipun berhenti untuk berfikir.
Dia selalu khawatir akan masa depannya kelak.
Dia tak pernah menolak memberikan bantuan.
Dia selalu terlihat bahagia.
Dia selalu tampak ceria.
Dia tak pernah terlihat menangis.
Dia amat pintar untuk berpura-pura.
Dia berusaha meski dia tak suka.
Dia menyendiri.
Dan menghabiskan waktu untuk berfikir.
Dia merasa seperti anak kecil.
Yang belum bisa menyelesaikan masalahnya sendiri,
Dia tak pernah peduli dengan orang lain.
Tapi dia selalu khawatir jika orang lain mejauh darinya.
Dia benar-benar bingung.
Bingung dengan kehidupannya sendiri.
Terkadang dia merasakan kehampaan.
Tak ada seseorang yang bisa dia ajak bercerita,
Dia tak punya celah untuk bebas.
Menghabiskan waktu di dunia luar.
Dia selalu merasa ragu dengan pilihan hidupnya.
Dia benar-benar butuh petunjuk dalam hidupnya.
Dia hampir tersesat.
Di tengah-tengah keramaian dia menyendiri.
Melakukan apa yang dia sukai.
Dia mulai lelah,
Dia mulai menangis kencang,
Dia kembali menyendiri,
Dia tak tau lagi harus apa dan bagaimana.
Hingga sampai saat ini, dia masih saja merasa kesepian...
-------------------------------------------------------------------------
Writer: Dilla Milliana Khoiria
Dia hanya seseorang yang sangat mudah terluka.
Dia tidak pintar dalam mengutarakan isi hati nya.
Dia mecoba untuk menjadi pendengar yang baik.
Dia bukanlah orang yang terkenal.
Dia bukanlah seseorang yang memiliki banyak teman.
Dia tak selamanya menjadi seseorang yang periang.
Dia selalu melakukan segala sesuatunya sebaik mungkin.
Dia tak pernah sekalipun berhenti untuk berfikir.
Dia selalu khawatir akan masa depannya kelak.
Dia tak pernah menolak memberikan bantuan.
Dia selalu terlihat bahagia.
Dia selalu tampak ceria.
Dia tak pernah terlihat menangis.
Dia amat pintar untuk berpura-pura.
Dia berusaha meski dia tak suka.
Dia menyendiri.
Dan menghabiskan waktu untuk berfikir.
Dia merasa seperti anak kecil.
Yang belum bisa menyelesaikan masalahnya sendiri,
Dia tak pernah peduli dengan orang lain.
Tapi dia selalu khawatir jika orang lain mejauh darinya.
Dia benar-benar bingung.
Bingung dengan kehidupannya sendiri.
Terkadang dia merasakan kehampaan.
Tak ada seseorang yang bisa dia ajak bercerita,
Dia tak punya celah untuk bebas.
Menghabiskan waktu di dunia luar.
Dia selalu merasa ragu dengan pilihan hidupnya.
Dia benar-benar butuh petunjuk dalam hidupnya.
Dia hampir tersesat.
Di tengah-tengah keramaian dia menyendiri.
Melakukan apa yang dia sukai.
Dia mulai lelah,
Dia mulai menangis kencang,
Dia kembali menyendiri,
Dia tak tau lagi harus apa dan bagaimana.
Hingga sampai saat ini, dia masih saja merasa kesepian...
-------------------------------------------------------------------------
Writer: Dilla Milliana Khoiria
Rabu, 04 Maret 2015
Ketika.
ketika tanganmu tak lagi bisa mengetik.
ketika pikiranmu beradu dalam polemik.
ketika hatimu tertusuk oleh kata sebait.
ketika senyummu seketika terlihat pahit.
ketika kakimu tak mampu lagi berdiri tegak.
ketika badanmu jatuh terperangah tak bergerak.
ketika mereka semua menjauh dari kehidupanmu.
ketika semua hal buruk dituduhkan pada dirimu.
ketika tak ada satupun orang yang percaya pada dirimu.
ketika bahagia hilang seiring dengan hilangnya debu.
ketika aroma kehidupan tak lagi tercium harum.
ketika semua hilang dalam kegelapan malam.
ketika aku tak tau lagi harus menulis apa.
ketika nafas mulai tak terasa.
ketika jantuk berhenti berdetak.
ketika jarum jam di dinding tak lagi bergerak.
ketika hujan tak lagi turun.
dan matahari seraya membakar hingga ke ubun.
ketika semua itu terjadi, kehidupanmu yang sesungguhnya telah di mulai.
----------------------------------------------------------------------------------------
Writer: Dilla Milliana Khoiria
----------------------------------------------------------------------------------------
Writer: Dilla Milliana Khoiria
Minggu, 15 Februari 2015
Bumi.
Bumi, yang selalu berputar mengelilingi porosnya.
Berjalan mengelilingi Benua-Benua yang tercipta dengan gagahnya.
Pagi, Siang, dan Malam pasti akan kembali ke tempat yang sama.
Meski dalam setiap perjalannya tiba di waktu dan tempat yang berbeda.
Namun kehadirannya pasti adanya.
Sama halnya dengan "Kematian".
Semua makhluk hidup pada akhirnya akan kembali.
Kembali kepada Sang Pencipta.
Tertelan dalam perut bumi.
Menyisakan asa yang hilang terbawa hembusan angin.
Merelakan segala rasa lenyap di telan bersama tumpukan tanah.
Semua akan benar-benar terjadi, jika saatnya tiba.
Dan kehidupan yang sebenarnya pun, di mulai.
Tak lain lagi hal nya dengan "Rindu".
Setiap waktu kau berkomunikasi.
Tiap menit kau mengamati wajahnya di layar hape.
Berpuluh juta harga yang kau habiskan.
Beratus tumpukan rasa cemas di dalam dada.
Berjam-jam kau habiskan untuk berbicara.
Berpuluh-puluh kilometer kau tempuh.
Tak cukup semua itu untuk menghapus segala kerinduan.
Kerinduan yang semakin hari semakin terasa sesak di hati.
Manusia berencana, Tuhan yang memutuskan.
Tenang kawan, jika dia bersungguh-sungguh, dia pasti akan hadir.
Jika memang mereka ditakdirkan bertemu, mereka akan bertemu.
Di atas bumi yang terus berputar, dalam waktu yang sudah di tentukan.
Begitu pula dengan blog ini.
Berbulan-bulan tak tersentuh.
Terlihat jelas wajahnya yang peluh.
Mengamati jemari penuh pengharapan.
Akan sebuah kata-kata yang akan di cantumkan.
Hingga pada akhirnya semua kembali.
Ketika jenuh, bosan dan entah tak tau harus apa.
Seketika terngiang hadirnya dalam ketikan sang jemari.
Hingga muncul setumpuk kata-kata yang siap untuk di baca.
---------------------------------------------------------------------------
Writer: Dilla Milliana Khoiria
Berjalan mengelilingi Benua-Benua yang tercipta dengan gagahnya.
Pagi, Siang, dan Malam pasti akan kembali ke tempat yang sama.
Meski dalam setiap perjalannya tiba di waktu dan tempat yang berbeda.
Namun kehadirannya pasti adanya.
Sama halnya dengan "Kematian".
Semua makhluk hidup pada akhirnya akan kembali.
Kembali kepada Sang Pencipta.
Tertelan dalam perut bumi.
Menyisakan asa yang hilang terbawa hembusan angin.
Merelakan segala rasa lenyap di telan bersama tumpukan tanah.
Semua akan benar-benar terjadi, jika saatnya tiba.
Dan kehidupan yang sebenarnya pun, di mulai.
Tak lain lagi hal nya dengan "Rindu".
Setiap waktu kau berkomunikasi.
Tiap menit kau mengamati wajahnya di layar hape.
Berpuluh juta harga yang kau habiskan.
Beratus tumpukan rasa cemas di dalam dada.
Berjam-jam kau habiskan untuk berbicara.
Berpuluh-puluh kilometer kau tempuh.
Tak cukup semua itu untuk menghapus segala kerinduan.
Kerinduan yang semakin hari semakin terasa sesak di hati.
Manusia berencana, Tuhan yang memutuskan.
Tenang kawan, jika dia bersungguh-sungguh, dia pasti akan hadir.
Jika memang mereka ditakdirkan bertemu, mereka akan bertemu.
Di atas bumi yang terus berputar, dalam waktu yang sudah di tentukan.
Begitu pula dengan blog ini.
Berbulan-bulan tak tersentuh.
Terlihat jelas wajahnya yang peluh.
Mengamati jemari penuh pengharapan.
Akan sebuah kata-kata yang akan di cantumkan.
Hingga pada akhirnya semua kembali.
Ketika jenuh, bosan dan entah tak tau harus apa.
Seketika terngiang hadirnya dalam ketikan sang jemari.
Hingga muncul setumpuk kata-kata yang siap untuk di baca.
---------------------------------------------------------------------------
Writer: Dilla Milliana Khoiria
Kamis, 10 April 2014
Daun.
Bagaimana mungkin sehelai daun bisa jatuh terhempas.
Jatuh hingga menapakkan tubuhnya hingga menyentuh tanah.
Tanah yang gersang.
Tanah yang sepertinya tak lagi memiliki kehidupan.
Entah apa yang dilakukan daun di bawah sana.
Bukankah seharusnya dia senang berada di atas sana.
Bersama tangkai-tangkai pohon yang bersigap tegak di atas akar raksasa.
Bersama alunan hembusan angin yang menyentuh tubuh mereka.
Apakah daun tak lagi diterima oleh pohon?
Apakah pohon memiliki rasa dendam terhadap daun?
Mengapa daun-daun yang lain tidak menolongnya saat jatuh?
Apakah mereka sudah tidak bersahabat lagi?
Mungkinkah persahabatan mereka sebatas hembusan angin yang datang?
Seandainya aku bisa melihat apa yang terjadi.
Mungkin aku bisa menghentikan jatuhnya daun ke tanah yang kering.
Entahlah, aku tak tau apa yang akan terjadi selanjutnya terhadap daun.
Anginpun membawanya pergi jauh meninggalkan si pohon raksasa.
Sekejap mata bayangan daun pun lenyap bersama hilangnya angin.
Entah kemana angin membawanya pergi.
Mungkinkah itu semua akhir dari perjalanan daun?
Sejenak ku merenung memandangi pohon di depan mataku.
Memandangi tiap helai daun yang ada disana.
Bergerak lembut seiring dengan hembusan angin.
Membuat mata seolah terhipnotis oleh gerakannya.
Semakin dalam ku memandanginya, semakin aku tersadar.
Bahwa daun tidaklah jauh berbeda dengan manusia.
Daun pun hanya makhluk kecil yang diciptakan oleh Tuhan.
Begitu juga dengan si pohon raksasa.
Mungkin kita hanya berfikir bahwa itu hanyalah daun.
Tapi mereka bernafas selayaknya kita menghirup dan menghela nafas.
Kita semua sama di mata Tuhan.
Kita semua milik Tuhan.
Dan kita semua akan kembali kepada Tuhan.
Jangan salahkan pohon jika daun jatuh.
Dan jangan kau bersedih jika daun berjatuhan di tanah bumi.
Semua terjadi atas kehendak Tuhan.
Karena Tuhan lah satu-satunya penguasa di muka bumi ini.
----------------------------------------------------------------------
Writer: Dilla Milliana Khoiria
Jatuh hingga menapakkan tubuhnya hingga menyentuh tanah.
Tanah yang gersang.
Tanah yang sepertinya tak lagi memiliki kehidupan.
Entah apa yang dilakukan daun di bawah sana.
Bukankah seharusnya dia senang berada di atas sana.
Bersama tangkai-tangkai pohon yang bersigap tegak di atas akar raksasa.
Bersama alunan hembusan angin yang menyentuh tubuh mereka.
Apakah daun tak lagi diterima oleh pohon?
Apakah pohon memiliki rasa dendam terhadap daun?
Mengapa daun-daun yang lain tidak menolongnya saat jatuh?
Apakah mereka sudah tidak bersahabat lagi?
Mungkinkah persahabatan mereka sebatas hembusan angin yang datang?
Seandainya aku bisa melihat apa yang terjadi.
Mungkin aku bisa menghentikan jatuhnya daun ke tanah yang kering.
Entahlah, aku tak tau apa yang akan terjadi selanjutnya terhadap daun.
Anginpun membawanya pergi jauh meninggalkan si pohon raksasa.
Sekejap mata bayangan daun pun lenyap bersama hilangnya angin.
Entah kemana angin membawanya pergi.
Mungkinkah itu semua akhir dari perjalanan daun?
Sejenak ku merenung memandangi pohon di depan mataku.
Memandangi tiap helai daun yang ada disana.
Bergerak lembut seiring dengan hembusan angin.
Membuat mata seolah terhipnotis oleh gerakannya.
Semakin dalam ku memandanginya, semakin aku tersadar.
Bahwa daun tidaklah jauh berbeda dengan manusia.
Daun pun hanya makhluk kecil yang diciptakan oleh Tuhan.
Begitu juga dengan si pohon raksasa.
Mungkin kita hanya berfikir bahwa itu hanyalah daun.
Tapi mereka bernafas selayaknya kita menghirup dan menghela nafas.
Kita semua sama di mata Tuhan.
Kita semua milik Tuhan.
Dan kita semua akan kembali kepada Tuhan.
Jangan salahkan pohon jika daun jatuh.
Dan jangan kau bersedih jika daun berjatuhan di tanah bumi.
Semua terjadi atas kehendak Tuhan.
Karena Tuhan lah satu-satunya penguasa di muka bumi ini.
----------------------------------------------------------------------
Writer: Dilla Milliana Khoiria
Minggu, 06 April 2014
Poetry.
WHERE DOES LOVE
GO
If
the heart is the place love comes from
Then
where does love go when it dies?
Back
to the heart where it came from
Or
does it turn into tears in the eyes?
But
even if one knew the answer
What
would one possibly gain?
Would
the knowledge of where love had gone to
Ease
the heartache and the pain?
Love
.... Love, What is this feeling?
Why
is it born if only to die?
And
when it leaves you, what’s left inside
To
make the heart glow, and leave tears in the eyes?
Why
is it one can’t quite realize
What
a blessing a true love can be?
Must
one lose love to know its prizeless
Where
does love go when it leaves us?
This
question will always remain, for we will never know
The
answer until we find love once again.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika hati adalah tempat dimana cinta berasal
Jika hati adalah tempat dimana cinta berasal
Kemudian ketika hati mati cinta pergi kemana?
Kembali ke hati dimana cinta ini berasal
Ataukah cinta ini menjadi air mata di mata?
Tetapi meskipun ada yang mengetahui jawabannya
Apakah yang mungkin akan diperolehnya?
Mungkinkah yang diperoleh adalah pengetahuan akan kemanakah perginya cinta
Yang meredakan sakit hati dan rasa sakitnya cinta?
Cinta ... Cinta, perasaan apakah ini?
Mengapa cinta terlahir jika hanya untuk mati?
Dan ketika cinta meninggalkanmu, apa yang tertinggal di dalam hati
Untuk membuat hati bersinar, dan meninggalkan air mata di mata?
Mengapa hati ini tidak bisa sedikit menyadari
Sebuah berkah apa yang akan diberikan cinta sejati?
Harus ada seseorang yang kehilangan cinta untuk mengetahui betapa berharganya cinta ini
Ketika cinta meninggalkan kita kemanakah cinta akan pergi?
Pertanyaan ini akan selalu terkenang, sampai kita tidak akan pernah tau
Jawabannya sampai kita menemukan cinta sekali lagi.
- Anonymous.
Sabtu, 05 April 2014
Saturdate.
Ok. Malam ini gue mungkin ga bakalan nulis cerita kayak malam minggu yang lalu. Pengen nulis aja tapi bingung mau nulis apa, dan kebetulan kegiatan hari ini gaada yang bikin jari-jari dan otak berkolaborasi juga. Jadinya nanti bakalan susah dapet benang merah nya hehe.
Nge-share lirik-lirik lagu aja kali ya. Sekalian mengutarakan isi hati gue malam ini. #eaaa
Tau kan ini malam minggu. Tau juga kan jomblo-jomblo terkutuk malam minggu gini pasti pada nyampah di socmed. *ga usah liat gue..
Baiklah, gue persembahkan lirik pertama dari Ten2Five - I Will Fly. Kenapa lagu ini? karena lagu ini lagi play on my playlist. Gitu aja sih.. hahaha
alright! Lirik selanjutnya. Semacam ada unsur kerinduan dalam hati ku saat ini. Entah rasa rindu ini atas dasar suka, atau cuma sekedar kesepian. (Ada bedanya gitu? Entah...)
Losing him was blue, like I’ve never knownMissing him was dark grey, all aloneForgetting him was like trying to know somebody you never metBut loving him was redLoving him was red
Touching him was like realizing all you ever wanted was right there in ront of youMemorizing him was as easy as knowing all the words to your old favorite songFighting with him was like trying to solve a crossword and realizing there’s no right answerRegretting him was like wishing you’d never found out that love could be that strong
Losing him was blue, like I’ve never knownMissing him was dark grey, all aloneForgetting him was like trying to know somebody you never metBut loving him was redLoving him was red
Oh, redBurning red
Remembering him comes in flashbacks, in echoesTell myself it’s time now, gotta let goBut moving on from him is impossible when I still see it all in my headBurning redLoving him was red
Oh, losing him was blue, like I’ve never knownMissing him was dark grey, all aloneForgetting him was like trying to know somebody you never met‘Cause loving him was redYeah, yeah redBurning red
And that’s why he’s spinning round in my headComes back to me, burning redYeah, yeahHis love was like driving a new Maserati down a dead end street
Next song! The lovely one. I love the singer and his song also hehe.Mike Tompkins.
Lagu ini di dedikasikan buat mereka-mereka di luar sana yang suka banget nge-bully temen-temennya. Entah atas dasar apa mereka melakukannya. Tapi yang pasti, we have to respect each other. Am I right? Yes, I am.
There you go ....
Mike Tompkins - Stand Up
All around the world if we stand up, then we'll light up, and we'll rise up Kid it gets better from here
If we stand up, then we'll rise up and we'll light up up up
All around the world
Just takes a single moment to find a weak component Sounds like the same old story, but not just one story And all I know is hope is found,
In what's about to come right past now,
You're not alone, with no where to roam,
Just look at the places and where you'll go
Tonight you and me and I,
Still time to decide, whether we step up or stand by the side, And nothings impossible, it's not a long way to go,
Just takes you and I
Chorus:
All around the world if we stand up, then we'll light up, and we'll rise up Kid it gets better from here
If we stand up, then we'll rise up and we'll light up up up
All around the world
I chose to Stand up, I chose to believe and know that there's still so much more than this
Tomorrows a new day, will we fight it?
Or will we be so cold.
And all I know is hope is found,
When you and I stand up, with courage now.
One day you'll find looking back on your life you will be proud Tonight you and me and I,
Still time to decide, whether we step up or stand by the side, And nothings impossible, it's not a long way to go,
Just takes you and I
Chorus:
All around the world if we stand up, then we'll light up, and we'll rise up Kid it gets better from here
If we stand up, then we'll rise up and we'll light up up up
All around the world
I chose to Stand up, I chose to believe and know that there's still so much more than this
Outro:
Put your hands up, and scream real loud.
We about to turn the whole world upside down
P.S: #STOPBULLYING #BERESPECT
"On this cold freezing night, every star shine bright for you and we wish you with all my might a lovely good night." :) #experiencestoenjoy
----------------------------------------------------------------------------------------
Dilla Milliana Khoiria
Nge-share lirik-lirik lagu aja kali ya. Sekalian mengutarakan isi hati gue malam ini. #eaaa
Tau kan ini malam minggu. Tau juga kan jomblo-jomblo terkutuk malam minggu gini pasti pada nyampah di socmed. *ga usah liat gue..
Baiklah, gue persembahkan lirik pertama dari Ten2Five - I Will Fly. Kenapa lagu ini? karena lagu ini lagi play on my playlist. Gitu aja sih.. hahaha
Ten2Five - I Will Fly
You know all the things I've said
You know all the things that we have done and things I gave to you
There's a chance for me to say
How precious you are in my life and you know that it's true
To be with you is all that I need
'Cause with you
My life seems brighter and these are all the things
I wanna say...
I will fly into your arms
And be with you
Till the end of time
Why are you so far away
You know it's very hard for me
To get myself close to you
You're the reason why I stay
You're the one who cannot believe
Our Love will never end
Is it only in my dream?
You're the one who cannot see this
How could you be so blind?
To be with you is all that I need
'Cause with you
My life seems brighter and these
are all the things
I wanna say...
I will fly into your arms
And be with you
Till the end of time
Why are you so far away
You know it's very hard for me
To get myself close to you
I wanna get
I wanna get
I wanna get myself close to you
I will fly into your arms
And be with you
Till the end of time
Why are you so far away
You know it's very hard for me
To get myself close to you
I wanna get
I wanna get
I wanna get myself close to you
I wanna get myself close to you.
You know all the things that we have done and things I gave to you
There's a chance for me to say
How precious you are in my life and you know that it's true
To be with you is all that I need
'Cause with you
My life seems brighter and these are all the things
I wanna say...
I will fly into your arms
And be with you
Till the end of time
Why are you so far away
You know it's very hard for me
To get myself close to you
You're the reason why I stay
You're the one who cannot believe
Our Love will never end
Is it only in my dream?
You're the one who cannot see this
How could you be so blind?
To be with you is all that I need
'Cause with you
My life seems brighter and these
are all the things
I wanna say...
I will fly into your arms
And be with you
Till the end of time
Why are you so far away
You know it's very hard for me
To get myself close to you
I wanna get
I wanna get
I wanna get myself close to you
I will fly into your arms
And be with you
Till the end of time
Why are you so far away
You know it's very hard for me
To get myself close to you
I wanna get
I wanna get
I wanna get myself close to you
I wanna get myself close to you.
alright! Lirik selanjutnya. Semacam ada unsur kerinduan dalam hati ku saat ini. Entah rasa rindu ini atas dasar suka, atau cuma sekedar kesepian. (Ada bedanya gitu? Entah...)
We The Kings (ft. Demi Lovato) - We'll be A Dream
Do you remember the nights
We'd stay up just laughing
Smiling for hours
At anything
Remember the nights
We drove around crazy in love
When the lights go out
We'll be safe and sound
We'll take control of the world
Like it's all we have to hold on to
And we'll be a dream
[Demi Lovato]
Do you remember the nights
We made our way dreaming
Hoping of being
Someone big
We were so young then
We were too crazy
In love
When the lights go out
We'll be safe and sound
We'll take control of the world
Like it's all we have to hold on to
And we'll be a dream
When the lights go out
We'll be safe and sound
We'll take control of the world
Like it's all we have to hold on to
And we'll be
When the lights go out
We'll be safe and sound
We'll take control of the world
Like it's all we have to hold on to
And we'll be a dream
We'd stay up just laughing
Smiling for hours
At anything
Remember the nights
We drove around crazy in love
When the lights go out
We'll be safe and sound
We'll take control of the world
Like it's all we have to hold on to
And we'll be a dream
[Demi Lovato]
Do you remember the nights
We made our way dreaming
Hoping of being
Someone big
We were so young then
We were too crazy
In love
When the lights go out
We'll be safe and sound
We'll take control of the world
Like it's all we have to hold on to
And we'll be a dream
When the lights go out
We'll be safe and sound
We'll take control of the world
Like it's all we have to hold on to
And we'll be
When the lights go out
We'll be safe and sound
We'll take control of the world
Like it's all we have to hold on to
And we'll be a dream
Nah, lagu ini belakangan jadi favorite aku gitu. Easy listening gitu deh ..
Taylor Swift - Red
Loving him is like driving a new Maserati down a dead end streetFaster than the wind, passionate as sin, ending so suddenlyLoving him is like trying to change your mind once you’re already flying through the free fallLike the colors in autumn, so bright, just before they lose it all
Next song! The lovely one. I love the singer and his song also hehe.Mike Tompkins.
Lagu ini di dedikasikan buat mereka-mereka di luar sana yang suka banget nge-bully temen-temennya. Entah atas dasar apa mereka melakukannya. Tapi yang pasti, we have to respect each other. Am I right? Yes, I am.
There you go ....
Mike Tompkins - Stand Up
All around the world if we stand up, then we'll light up, and we'll rise up Kid it gets better from here
If we stand up, then we'll rise up and we'll light up up up
All around the world
Just takes a single moment to find a weak component Sounds like the same old story, but not just one story And all I know is hope is found,
In what's about to come right past now,
You're not alone, with no where to roam,
Just look at the places and where you'll go
Tonight you and me and I,
Still time to decide, whether we step up or stand by the side, And nothings impossible, it's not a long way to go,
Just takes you and I
Chorus:
All around the world if we stand up, then we'll light up, and we'll rise up Kid it gets better from here
If we stand up, then we'll rise up and we'll light up up up
All around the world
I chose to Stand up, I chose to believe and know that there's still so much more than this
Tomorrows a new day, will we fight it?
Or will we be so cold.
And all I know is hope is found,
When you and I stand up, with courage now.
One day you'll find looking back on your life you will be proud Tonight you and me and I,
Still time to decide, whether we step up or stand by the side, And nothings impossible, it's not a long way to go,
Just takes you and I
Chorus:
All around the world if we stand up, then we'll light up, and we'll rise up Kid it gets better from here
If we stand up, then we'll rise up and we'll light up up up
All around the world
I chose to Stand up, I chose to believe and know that there's still so much more than this
Outro:
Put your hands up, and scream real loud.
We about to turn the whole world upside down
P.S: #STOPBULLYING #BERESPECT
"On this cold freezing night, every star shine bright for you and we wish you with all my might a lovely good night." :) #experiencestoenjoy
----------------------------------------------------------------------------------------
Dilla Milliana Khoiria
Sabtu, 08 Maret 2014
Quality Time
Hello, how's life? Hopefully you're all fine.
Akhirnya, ketemu lagi ya kita (semoga ngga bosen ya .. haha)
Oke, mau bahas apa kita hari ini? Daily activities hari ini aja enak kali ya, daripada riweuh hehehe
(Black Eyed Peas - I Got A Feeling on playlist)
Malam ini ada banyak sekali cerita, fellas!
Entah ada berapa topik yang uda atau akan kita bicarain. Selama masih duduk sama story tellers, berlembar-lembar halaman pun ga cukup buat diisi.
Topic Pertama:
Ngebahas sidang skripsi yang pada dasarnya gue belum tuntas ..
Pasrahkan semua kepada Tuhan YME, yang penting gue udah usaha #eaa (meskipun tidak sekeras kalian ..)
"Where there's a will, there's a way." (Berdoa mulai .....)
Topik Kedua:
Nungguin Mba Tri yang entah sampe jam setengah 7 lebih belom nongol di TKP. Gue sama Linda berharap Mba Tri ngga nyasar .. *yakali preman Sidoarjo nyasar ngiahahaha (*nyeruput cola float.)
Topik Ketiga:
(akhirnya juragan kita satu ini nongol juga ..) *fireworks*
bahasannya ya ngga jauh-jauh kalo Mba Tri mah, cowok! waks
she've got the newest one! hahaha
semoga langgeng sama juragan sinom ya Mba Tri. All the best for you :p haha
*kemudian hujan deras pun turun beserta angin kencang.
Topik Keempat:
Akhirnya Mba Tri sukses beli sinom 4 botol. Demi apa lo? Demi gebetannya men! hahaha
Bentar lagi gue mau bikin ftv, "Cintaku berat di Sinom"
Pemeran utamanya ya Mba Tri sama si doi. Gue sama si Linda jadi kurir jamu nya *yakali-_- hahaha
*kemudian hujan turun kembali *kapan pulangnya nih? -.-
Topik Kelima:
*flashback dikit*
Daritadi Mba Tri lagi BBM-an sama si doi... ya ngebahas sinom lah, menurut lo bahas apa lagi, heh?
dan sekarang kayaknya, (masih kayaknya loh..) si doi mau nganter pesenannya Mba Tri kesini (ke McDonald, dab! Dari Airport hujan hujan kesini, dab. Saluut!!)
*pesanan kedua gue datang, masih dengan menu yang sama dan cuaca yang sama pula hahaha*
Topik Keenam *ebuset! :
(Rihanna - Take A Bow on playlist)
dan jadinya si doi ngga dateng kesini. Jamunya mungkin hanyut kebawa hujan *peace, dude! hehehe
Let's go home!
Thanks for today Mba Tri dan Linda ..
buat lo semua dimanapun berada, Happy Saturday!
--------------------------------------------------------------------------------
Dilla Milliana Khoiria
Akhirnya, ketemu lagi ya kita (semoga ngga bosen ya .. haha)
Oke, mau bahas apa kita hari ini? Daily activities hari ini aja enak kali ya, daripada riweuh hehehe
(Black Eyed Peas - I Got A Feeling on playlist)
Malam ini ada banyak sekali cerita, fellas!
Entah ada berapa topik yang uda atau akan kita bicarain. Selama masih duduk sama story tellers, berlembar-lembar halaman pun ga cukup buat diisi.
Topic Pertama:
Ngebahas sidang skripsi yang pada dasarnya gue belum tuntas ..
Pasrahkan semua kepada Tuhan YME, yang penting gue udah usaha #eaa (meskipun tidak sekeras kalian ..)
"Where there's a will, there's a way." (Berdoa mulai .....)
Topik Kedua:
Nungguin Mba Tri yang entah sampe jam setengah 7 lebih belom nongol di TKP. Gue sama Linda berharap Mba Tri ngga nyasar .. *yakali preman Sidoarjo nyasar ngiahahaha (*nyeruput cola float.)
Topik Ketiga:
(akhirnya juragan kita satu ini nongol juga ..) *fireworks*
bahasannya ya ngga jauh-jauh kalo Mba Tri mah, cowok! waks
she've got the newest one! hahaha
semoga langgeng sama juragan sinom ya Mba Tri. All the best for you :p haha
*kemudian hujan deras pun turun beserta angin kencang.
Topik Keempat:
Akhirnya Mba Tri sukses beli sinom 4 botol. Demi apa lo? Demi gebetannya men! hahaha
Bentar lagi gue mau bikin ftv, "Cintaku berat di Sinom"
Pemeran utamanya ya Mba Tri sama si doi. Gue sama si Linda jadi kurir jamu nya *yakali-_- hahaha
*kemudian hujan turun kembali *kapan pulangnya nih? -.-
Topik Kelima:
*flashback dikit*
Daritadi Mba Tri lagi BBM-an sama si doi... ya ngebahas sinom lah, menurut lo bahas apa lagi, heh?
dan sekarang kayaknya, (masih kayaknya loh..) si doi mau nganter pesenannya Mba Tri kesini (ke McDonald, dab! Dari Airport hujan hujan kesini, dab. Saluut!!)
*pesanan kedua gue datang, masih dengan menu yang sama dan cuaca yang sama pula hahaha*
Topik Keenam *ebuset! :
(Rihanna - Take A Bow on playlist)
dan jadinya si doi ngga dateng kesini. Jamunya mungkin hanyut kebawa hujan *peace, dude! hehehe
Let's go home!
Thanks for today Mba Tri dan Linda ..
buat lo semua dimanapun berada, Happy Saturday!
--------------------------------------------------------------------------------
Dilla Milliana Khoiria
Jumat, 29 November 2013
PPL.
Hai..
Apa kabar kalian?
Sering stalking-in blog gue ngga? (kayaknya ngga deh... haha)
It's okay.. yang penting gue balik lagi, dan gue tetep bakalan berkarya disini
(meskipun yang tau ini semua cuma Tuhan dan gue haha)
Anyway, lama ngga posting something disini jadi rada bingung mau nge-post apaan sekarang heuheu
Oke deh, gue bakalan nge-share some pictures hasil jepretan gue dan temen gue selama PPL II aja deh yaa..
Daripada kelamaan ngoceh dan bakalan seketika mati *lirik Ana Putri Rizkia (temen PPL gue yang ukuran badannya kecil, tapi nyalinya buat nantang gue gedeeeee...) mari merapatkan mata anda di posting-an gue ini heuheu
*Enjoy.......
Apa kabar kalian?
Sering stalking-in blog gue ngga? (kayaknya ngga deh... haha)
It's okay.. yang penting gue balik lagi, dan gue tetep bakalan berkarya disini
(meskipun yang tau ini semua cuma Tuhan dan gue haha)
Anyway, lama ngga posting something disini jadi rada bingung mau nge-post apaan sekarang heuheu
Oke deh, gue bakalan nge-share some pictures hasil jepretan gue dan temen gue selama PPL II aja deh yaa..
Daripada kelamaan ngoceh dan bakalan seketika mati *lirik Ana Putri Rizkia (temen PPL gue yang ukuran badannya kecil, tapi nyalinya buat nantang gue gedeeeee...) mari merapatkan mata anda di posting-an gue ini heuheu
*Enjoy.......
*Bagas dan Fahmi mengukir sebuah cerita haha*
Photographs:
Gue (Dilla Milliana), Purnama Astika, Rohmat Taufik, Bagas Ryan, Lutfi Catur, Fahmi Chabibah, Ana Putri Rizkia, Rahma, dan murid gue kelas 7A
Photographers:
Gue (Dilla Milliana), Ana Putri Rizkia, dan Bagas Ryan
Locations:
All sides on SMP N 2 Gedangan
Camera:
Canon EOS 50
Jumat, 26 Juli 2013
Fasting
Berawal dari deringan alarm yang tiada henti, kemudian berakhir dengan percikan air yang jatuh bersamaan membasahi wajah. Tersadar bahwa sudah tidak berada di alam mimpi, tidak lagi memimpikannya. Beranjak dari dunia mimpi, menyadari bahwa apa yang aku hadapi sekarang ya memang harus aku hadapi, perlahan lahan memasuki zona kenikmatan, yak.. sahur. Selang beberapa waktu, sisi lain dari perut sudah merasa cukup dengan lahapan saat itu. Memberanikan diri untuk meninggalkan tempat tersebut, menuju tempat dimana segalanya akan menjadi bersih dengan sekejap waktu, yak.. cucian piring. Selesai sudah apa yang harus aku tuntaskan saat itu, tibalah saatnya untuk membuka Kitab Suci yang selalu jadi pedoman dalam hidup, yak.. Al-Qur'an. Tanpa terasa, Bedugan panggilan Sholat Subuh pun tiba, berbondong bondong mendatangi masjid yang terletak di dalam komplek, satu persatu mulai memenuhi tiap sudut yang ada di dalam masjid. Tidak pernah aku menemukan bahwasannya sholat 5 waktu memerlukan waktu berjam-jam, ini hanya tidak kurang dari setengah jam, bahkan bisa hanya 10-15 menit. Lantas, mengapa banyak yang masih saja meninggalkan sholat? Ini tragis..
Selang beberapa menit kemudian, satu persatu mulai meninggalkan masjid yang fisiknya masih setengah jadi itu. Tidak semua, bahkan masih ada yang masih menggantungkan hatinya di masjid tersebut. Indah di mata, Sejuk di dada. Di sisi lain, aku masih bertaut dengan kasur dan bantal. Berharap besar bahwasannya aku tidak akan memejamkan mataku hingga terpulas. Perlahan-lahan, menit ke menit, jarum pendek menetapkan pilihannya di angka 6. Merasa bahagia bahwasannya aku masih bertahan sampai saat itu. Entah apa yang terjadi selanjutnya, aku mulai merelakan tubuhku di tarik oleh kasur, di peluk oleh guling dan akhirnya terjadilah apa yang tidak aku inginkan, yak.. ketiduran.
berjam-jam kemudian..
Terkejut dengan sangatnya, kuperhatikan dengan sangat teliti jam yang berdetak kencang di dinding kamar. Tersentak tanpa daya, aku terlambat untuk melangkahkan kaki ke kampus. (Ini agak nyesek sob.. tapi sudahlah). Ku putuskan untuk mengumpulkan beberapa nyawa di depan tivi (masyaAllah), kuhabiskan waktu berjam-jam di depan tivi (bareng si Mama)
be continued.. (ngantuuuuk....)
Selang beberapa menit kemudian, satu persatu mulai meninggalkan masjid yang fisiknya masih setengah jadi itu. Tidak semua, bahkan masih ada yang masih menggantungkan hatinya di masjid tersebut. Indah di mata, Sejuk di dada. Di sisi lain, aku masih bertaut dengan kasur dan bantal. Berharap besar bahwasannya aku tidak akan memejamkan mataku hingga terpulas. Perlahan-lahan, menit ke menit, jarum pendek menetapkan pilihannya di angka 6. Merasa bahagia bahwasannya aku masih bertahan sampai saat itu. Entah apa yang terjadi selanjutnya, aku mulai merelakan tubuhku di tarik oleh kasur, di peluk oleh guling dan akhirnya terjadilah apa yang tidak aku inginkan, yak.. ketiduran.
berjam-jam kemudian..
Terkejut dengan sangatnya, kuperhatikan dengan sangat teliti jam yang berdetak kencang di dinding kamar. Tersentak tanpa daya, aku terlambat untuk melangkahkan kaki ke kampus. (Ini agak nyesek sob.. tapi sudahlah). Ku putuskan untuk mengumpulkan beberapa nyawa di depan tivi (masyaAllah), kuhabiskan waktu berjam-jam di depan tivi (bareng si Mama)
be continued.. (ngantuuuuk....)
Rabu, 19 Juni 2013
Ketika Daun Bercerita
"Tidak pernah ada kata terlambat untuk mencoba." - Mencoba kembali menaruh perhatian dalam sebuah buku, "Ketika Daun Bercerita" - Maradilla Syachridar - published by @Bukune
"Mengutip dan memulai kembali pemahaman yang terdapat dalam sebuah buku. Memunculkan kembali hobi lama yang sudah terkubur beberapa waktu silam. Re-read, re-write. Writter wannabe. Amen."- Dilla Milliana
"My mind said that, there's nothing wrong with being 'unnatural'. We're just willing to reach out beyond the boundaries of 'common sense', so the world will not forever operate on the same note as it has always been doing, since God created all of the creatures including humans and of course, trees."- Ketika Daun Bercerita / Maradilla Syachridar
"Stay away from the boulevard of reality, maybe I'm just worried and longing for a change in my mind. I'm afraid something is a miss. So I decided to freezingly stay in the corner of my imagination without going anywhere."- Ketika Daun Bercerita
"..jatuh cinta bisa membuat sesuatu menjadi berbeda dari sebelumnya... Vertical dapat berubah menjadi Horizontal."- Ketika Daun Bercerita
"Betapa euforia yang timbul ketika kita jatuh cinta membuat segalanya menjadi lebih cerah, serba menyenangkan..."- Ketika Daun Bercerita
"Maka, inilah cita-citaku, yakni dapat berkomunikasi dengan manusia..."- Ketika Daun Bercerita
"Mencintai, namun menyakiti."- Ketika Daun Bercerita
"..you can be selective, hunny.. but you should not be too perfectionist."- #KDB
"..sometimes you just see that there are 'big things' behind small things."- Ketika Daun Bercerita
"..karena mrk susah payah mengeluarkan cairan dlm tubuh mrk hgga ekspresinya jelek begitu."- #KDB
"Lagi lagi menangis. Sebegitu pentingkah menangis bagi manusia?"- Ketika Daun Bercerita
"Mereka adalah manusia, aku hanyalah sebatang pohon, human wannabe."- Ketika Daun Bercerita
"Pohon memang hanyalah pohon. Namun pernahkah aku meminta untuk menjadi pohon?"- Ketika Daun Bercerita
"Mimpi & kehendak berada di atas, sedangkan logika bukanlah segala-galanya melainkan hanyalah pelayan bagi kehendak."- Ketika Daun Bercerita
"A Beautiful Fantasy."- Ketika Daun Bercerita
"I let myself get lost in a beautiful fantasy. Sink, in a river of hallucination."- Ketika Daun Bercerita
"Ia kembali melamun. Ia kembali membaca. Ia kembali ke kehidupan lamanya. Betapa aku dan Kimi merindukannya."- Ketika Daun Bercerita
tobe continued ..
Selasa, 11 Juni 2013
Aboard.
Kuala Lumpur
Your One-Stop to Arts & Entertainment
St. Orchard - Singapore
One Fullerton - Merlion - Singapore
Ice Cream Magnolia - S$1
You should've to try it!
You should've to try it!
St. Orchard - Singapore
as long as I can hold your hand, i'll do that. Love you both, Mom and lil sister -
Singapore River
Dataran Merdeka
Kuala Lumpur
Never too old to enjoy your life. As long as you feels happy with it all, just do that.
OldTown white coffee - Theme Park - Kuala Lumpur
Sabtu, 06 April 2013
BerryGraphy
Hey you guys, pasti dari kalian ga banyak yg tau tentang Komunitas satu ini.
Awalnya gue jg gatau tentang Komunitas ini. Jadi ceritanya gue di kasih tau sama kakak kelas gue. Ada banyak kakak kelas gue yg tau kalo misalnya gue ini doyan banget sama photography. Nah, pas doi buka twitter, doi nemu akun @BerryGraphy. Gaatau kenapa dia langsung BBM gue buat nge-follow akun tsb. Setelah gue follow, buru buru deh gue tanya ke owner akun tsb. No need for a long time, dia lgsg bales mention gue. Yaudah setelah ngobrol panjang gue berminat buat join ke Komunitas mereka. Gue langsung invite pin nya Bang Azis and after that, he invited me to joined to his Community, called by BerryGraphy. Beberapa jam kemudian, ada yg invited gue, Diah Desita Damayanti 'Sinta' (ga tau kenapa doi ga demen di panggil Diah hehe). Ngobrol banyak sama jeje dan ternyata anaknya asik, baru kali ini gue ngerasa gue bener bener 'hidup'. Gue mulai nge-shared foto foto gue yg gue ambil lewat #Blackberry8520 gue. Alhasil, ga banyak ga dikit yg suka sama hasilnya hehe xp. Si Bang Azis noh, demen banget kalo liat hasil bulb gue hahaha. FYI, this community stand up in Jakarta (Bandung also). That's meant that, gue satu satunya memeber yg berasal dari Surabaya. Gue sebenernya pengen banget buat ngelanjutin Komunitas BerryGraphy itu disini, tapi gue belum nemu banyak orang disini. Ya, semoga saja waktu segera menjawab semua ini hihihi. Nah, FYI (again), 11 Februari kemaren BerryGraphy ngerayain hari jadinya yang ke-1. Pa itu gue pengen banget kesana, gatau keinginan gue buat kesana semacam udah akut. Tapi ya apadaya, I can't. (as always). Tapi gapapa, gue cukup udah merasakan kebahagiaan mereka disana, karena mereka nge-shared foto foto pas hari H. Dan lebih happy nya lagi gue (gatau kenapa gue happy), mereka diliput sama tim MetroTv. What an awesome moment. Is that? hhahaha.
I loves to join on this Community. I love my Blackberry. I love Photography. I love BerryGraphy
and I love you, guys XD
here they go ..
Jumat, 22 Maret 2013 WIB
Berrygraphy, Berfoto Ria dengan Blackberry
Metrotvnews.com: Pehobi fotografi tidak harus memiliki perangkat mahal. Melalui ponsel pintar Blackberry, hobi itu bisa tersalurkan dengan baik.
Cuaca panas di Minggu (24/2) siang tidak menghentikan wisatawan di Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, menyaksikan aksi kuda lumping. Saat mereka berjalan ke arah timur, ada Museum Wayang. Tampak pula Kantin Megarasa yang ramai dengan alunan musik pengamen dan ondel-ondel.
Di kantin itu, Azis Fauzi, 21, Sarah Hubeis, 19, Diah Desica Damayanti, 17, dan Guntur Raharjo, 25, berkumpul memperingati satu tahun usia komunitas foto dengan Blackberry (BB) bernama Berrygraphy. Kantin Megarasa dipilih karena memiliki sejarah bagi komunitas yang berdiri 11 Februari 2012 itu. Azis mengungkapkan kantin itu menjadi tempat pertama kali komunitasnya mengadakan acara berkumpul dengan anggota lainnya.
Komunitas yang menggunakan peranti Blackberry itu, kata Aziz, terbentuk karena terinspirasi oleh komunitas sejenis bernama Iphonesia, yang dibentuk Aris Lukman. Sebagai pendiri komunitas Berrygraphy, Aziz menyusuri soal komunitas yang menggunakan gadget keluaran Research in Motion (RIM) itu.
Ia kemudian menyebarkan rencananya melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Tumblr. Untuk teman-teman dekatnya, ia sebarkan rencana itu dengan menggunakan Blackberry Messenger (BBM).
"Ternyata banyak yang tertarik dan tidak mengira hasil foto yang kami tunjukkan di Tumblr itu adalah hasil menggunakan BB. Akhirnya dari situ komunitas kami berkembang," ujar Azis kepada Media Indonesia di Kantin Megarasa.
Komunitas yang beranggotakan 25 orang itu ingin menunjukkan hobi fotografi tidak harus mahal, tapi bisa dimaksimalkan dengan peralatan yang ada dan menghasilkan foto yang berkualitas.
"Dengan BB ini, kita perlihatkan hobi fotografi itu murah, lo. Cukup dengan ponsel, kita sudah bisa mengekspresikan diri dengan hobi kita itu," tutur Azis dengan semangat.
Hal itu terbukti dengan hasil foto dari ponsel pintar asal Kanada itu, yang mendapatkan komentar bagus. Pencarian objek foto itu pun tidak semata di Jakarta, tapi sudah ke Braga, Bandung.
Aziz mengaku komunitas Berrygraphy lebih aktif di Jakarta. Padahal, anggotanya tersebar dari Pulau Jawa hingga Sulawesi. Sayangnya, komunitas yang memiliki pengikut 400 orang di Twitter itu belum menemukan rekan yang berani membuka cabang komunitas di luar Jakarta.
Kendala
Bila banyak masyarakat bepersepsi fotografi menggunakan BB mudah dan tidak repot menyandang tas kamera dan lensa, ternyata itu salah. Ada beberapa kendala dalam menghasilkan foto dengan BB.
"Kendala utama kalau foto pakai BB itu jelas pertama di baterai, kedua BB yang tiba-tiba jam pasir, dan ketiga hasil yang amat bagus hanya bisa terjadi bila momen pas atau keberuntungan," ungkap Azis serius yang diamini Guntur.
Selain itu, mereka kesulitan mengatur waktu berkumpul para anggota. "Karena komunitas ini anggotanya beragam aktivitasnya, ada pelajar sampai sibuk kerja, jadi sulit untuk mengaturnya," tutur Azis.
Mahasiswa Sosiologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu mengaku saat kumpul pertama sampai kelima hanya dihadiri lima orang. Itu pun selalu berbeda orang, tapi jumlahnya tetap lima. Hingga, mereka berguyon angka lima ialah angka keramat bagi mereka.
Berrygraphy juga bekerja sama dengan komunitas lainnya seperti komunitas Tumblr. Kerja sama itu berawal dari Guntur yang memiliki jaringan ke sana.
Guntur mengakui komunitasnya cukup dekat dengan komunitas Levitasi Hore. Selain karena ia juga tergabung dalam komunitas tersebut, komunitas Levitasi Hore menyediakan tempat khusus bagi para fotografer levitasi dengan menggunakan BB.
"Cuma ada satu syarat yang amat penting bagi yang mau gabung ke komunitas Berrygraphy ini, yaitu mereka harus punya BB," guyon Azis tiba-tiba. (MI/Thalatie K Yani)
Cuaca panas di Minggu (24/2) siang tidak menghentikan wisatawan di Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, menyaksikan aksi kuda lumping. Saat mereka berjalan ke arah timur, ada Museum Wayang. Tampak pula Kantin Megarasa yang ramai dengan alunan musik pengamen dan ondel-ondel.
Di kantin itu, Azis Fauzi, 21, Sarah Hubeis, 19, Diah Desica Damayanti, 17, dan Guntur Raharjo, 25, berkumpul memperingati satu tahun usia komunitas foto dengan Blackberry (BB) bernama Berrygraphy. Kantin Megarasa dipilih karena memiliki sejarah bagi komunitas yang berdiri 11 Februari 2012 itu. Azis mengungkapkan kantin itu menjadi tempat pertama kali komunitasnya mengadakan acara berkumpul dengan anggota lainnya.
Komunitas yang menggunakan peranti Blackberry itu, kata Aziz, terbentuk karena terinspirasi oleh komunitas sejenis bernama Iphonesia, yang dibentuk Aris Lukman. Sebagai pendiri komunitas Berrygraphy, Aziz menyusuri soal komunitas yang menggunakan gadget keluaran Research in Motion (RIM) itu.
Ia kemudian menyebarkan rencananya melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Tumblr. Untuk teman-teman dekatnya, ia sebarkan rencana itu dengan menggunakan Blackberry Messenger (BBM).
"Ternyata banyak yang tertarik dan tidak mengira hasil foto yang kami tunjukkan di Tumblr itu adalah hasil menggunakan BB. Akhirnya dari situ komunitas kami berkembang," ujar Azis kepada Media Indonesia di Kantin Megarasa.
Komunitas yang beranggotakan 25 orang itu ingin menunjukkan hobi fotografi tidak harus mahal, tapi bisa dimaksimalkan dengan peralatan yang ada dan menghasilkan foto yang berkualitas.
"Dengan BB ini, kita perlihatkan hobi fotografi itu murah, lo. Cukup dengan ponsel, kita sudah bisa mengekspresikan diri dengan hobi kita itu," tutur Azis dengan semangat.
Hal itu terbukti dengan hasil foto dari ponsel pintar asal Kanada itu, yang mendapatkan komentar bagus. Pencarian objek foto itu pun tidak semata di Jakarta, tapi sudah ke Braga, Bandung.
Aziz mengaku komunitas Berrygraphy lebih aktif di Jakarta. Padahal, anggotanya tersebar dari Pulau Jawa hingga Sulawesi. Sayangnya, komunitas yang memiliki pengikut 400 orang di Twitter itu belum menemukan rekan yang berani membuka cabang komunitas di luar Jakarta.
Kendala
Bila banyak masyarakat bepersepsi fotografi menggunakan BB mudah dan tidak repot menyandang tas kamera dan lensa, ternyata itu salah. Ada beberapa kendala dalam menghasilkan foto dengan BB.
"Kendala utama kalau foto pakai BB itu jelas pertama di baterai, kedua BB yang tiba-tiba jam pasir, dan ketiga hasil yang amat bagus hanya bisa terjadi bila momen pas atau keberuntungan," ungkap Azis serius yang diamini Guntur.
Selain itu, mereka kesulitan mengatur waktu berkumpul para anggota. "Karena komunitas ini anggotanya beragam aktivitasnya, ada pelajar sampai sibuk kerja, jadi sulit untuk mengaturnya," tutur Azis.
Mahasiswa Sosiologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu mengaku saat kumpul pertama sampai kelima hanya dihadiri lima orang. Itu pun selalu berbeda orang, tapi jumlahnya tetap lima. Hingga, mereka berguyon angka lima ialah angka keramat bagi mereka.
Berrygraphy juga bekerja sama dengan komunitas lainnya seperti komunitas Tumblr. Kerja sama itu berawal dari Guntur yang memiliki jaringan ke sana.
Guntur mengakui komunitasnya cukup dekat dengan komunitas Levitasi Hore. Selain karena ia juga tergabung dalam komunitas tersebut, komunitas Levitasi Hore menyediakan tempat khusus bagi para fotografer levitasi dengan menggunakan BB.
"Cuma ada satu syarat yang amat penting bagi yang mau gabung ke komunitas Berrygraphy ini, yaitu mereka harus punya BB," guyon Azis tiba-tiba. (MI/Thalatie K Yani)
Langganan:
Postingan (Atom)









